Sabar Triyono
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Program Destana sebagai Upaya Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Desa Ngajaran, Kecamatan Tuntang Celfien Septian Widya Pratama; Yadi Suryadi; Sabar Triyono
Peduli: Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 2 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Ngajaran yang terletak di wilayah perbukitan memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana tanah longsor, namun sebelumnya belum pernah melaksanakan program Desa Tangguh Bencana (Destana). Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa melaksanakan serangkaian program Destana yang meliputi: (1) Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) awal dan akhir, (2) kajian risiko bencana, (3) penyusunan rencana penanggulangan bencana, (4) perancangan jalur evakuasi, (5) pendataan sistem peringatan dini, (6) pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), (7) pembentukan relawan desa, serta (8) penyusunan rencana kontingensi. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.  Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai PKD dari 43,79 menjadi 52,59, meskipun masih dalam kategori Tangguh Pratama. Capaian utama berupa peta risiko bencana, peta jalur evakuasi di Dusun Gintungan, dokumen rencana penanggulangan bencana, sistem peringatan dini berbasis tradisional, pembentukan FPRB, relawan desa, dan dokumen kontingensi. Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai potensi bencana, tetapi juga memperkuat kapasitas lokal dalam mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi tanah longsor. Dengan demikian, program Destana melalui KKN di Desa Ngajaran terbukti efektif dalam membangun fondasi ketangguhan desa terhadap bencana. Keberhasilan ini dapat dijadikan model replikasi bagi desa lain dengan karakteristik geografis serupa, sebagai langkah nyata mendukung terwujudnya masyarakat tangguh bencana.