Bunga Lia Amanda
Universitas Simalungun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Media Sosial dalam Meningkatkan Minat Generasi Muda terhadap Bahasa Daerah Berlian R Turnip; Anelisman Nduru; Mhd Hariswan Purba; Bunga Lia Amanda
Prosiding Seminar Nasional Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya: Semnas Kabastra Vol. 2 No. 2 November (2025): Vol. 2 No. 2 November (2024): Prosiding Seminar Nasional Kajian Bahasa
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era digital saat ini, media sosial memegang peranan penting sebagai sarana komunikasi, penyebaran informasi, sekaligus wadah ekspresi diri bagi generasi muda. Kondisi ini membuka peluang besar dalam upaya melestarikan bahasa daerah yang kini semakin terpinggirkan akibat dominasi bahasa nasional dan global. Penelitian ini berfokus pada analisis pemanfaatan media sosial sebagai strategi efektif untuk meningkatkan minat anak muda dalam menggunakan serta mempelajari bahasa daerah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan pengamatan terhadap berbagai konten di platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan X (Twitter). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial mampu menjadi ruang kreatif yang menumbuhkan partisipasi aktif generasi muda melalui berbagai bentuk konten interaktif, seperti video pendek, podcast, meme, maupun tantangan berbahasa daerah. Selain itu, penggunaan fitur-fitur media sosial—seperti tagar, kolaborasi dengan influencer lokal, serta penyebaran konten edukatif berbasis budaya—terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kebanggaan terhadap bahasa daerah. Meski demikian, dibutuhkan dukungan strategis dari lembaga pendidikan, komunitas budaya, dan pemerintah daerah agar proses digitalisasi bahasa daerah dapat berkelanjutan. Dengan demikian, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media pelestarian bahasa sekaligus penguat identitas dan karakter budaya bangsa di kalangan generasi muda.