Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi generasi muda dalam pengembangan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Desa Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, sebagai desa wisata dan industri. Kegiatan dilaksanakan dengan desain service learning melalui bentuk pendampingan kepada siswa-siswi SMAN 1 dan SMKN 1 Tanjung Palas Timur. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 26 November 2025 di aula sekolah mitra melalui dua sesi utama, yaitu sosialisasi potensi pariwisata desa dan sosialisasi potensi ekonomi kreatif. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi, diskusi partisipatif, identifikasi potensi lokal, serta latihan penyusunan ide produk dan jasa kreatif berbasis sumber daya setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengenali potensi unggulan Desa Tanah Kuning yang meliputi pantai, spot sunset, mangrove, kuliner lokal, dan cerita lokal sebagai modal dasar pengembangan desa wisata. Pada aspek ekonomi kreatif, peserta berhasil merumuskan sejumlah gagasan usaha, seperti produk amplang ikan, suvenir berbasis anyaman manik dan kain batik, serta jasa konten kreatif untuk promosi destinasi dan UMKM. Kegiatan ini juga menunjukkan partisipasi mitra yang aktif, ditandai dengan kehadiran 89 peserta, keterlibatan intensif dalam diskusi, dan munculnya 17 ide pengembangan. Dampak utama kegiatan terletak pada meningkatnya pengetahuan peserta, tumbuhnya kesadaran akan peran pelajar dalam pembangunan lokal, serta munculnya inisiatif tindak lanjut berupa pembentukan kelompok siswa peduli wisata dan ekonomi kreatif, produksi konten destinasi, dan rencana kolaborasi sekolah dengan desa. Dengan demikian, kegiatan pendampingan ini efektif sebagai langkah awal dalam menumbuhkan kapasitas, kepedulian, dan kreativitas generasi muda untuk mendukung pengembangan Desa Tanah Kuning sebagai desa wisata dan industri berbasis potensi lokal. Kata Kunci: desa tanah kuning, desa wisata, ekonomi kreatif, generasi muda, service learning. Abstract This community service program aimed to enhance young people’s understanding and participation in developing the tourism and creative economy potential of Tanah Kuning Village, Bulungan Regency, as a tourism village and industrial village. The program was implemented using a service-learning design through a mentoring approach involving students of SMAN 1 and SMKN 1 Tanjung Palas Timur. The activity was conducted on November 26, 2025, in the partner schools’ hall through two main sessions, namely the socialization of village tourism potential and the socialization of creative economy potential. The implementation methods included material presentation, participatory discussion, identification of local potential, and guided exercises in designing product and creative service ideas based on local resources. The results showed that participants were able to identify the main potential of Tanah Kuning Village, including beaches, sunset spots, mangrove areas, local culinary products, and local stories as fundamental assets for tourism village development. In the creative economy aspect, participants successfully formulated several business ideas, such as fish amplang products, souvenirs based on beaded weaving and batik fabric, as well as creative content services for promoting destinations and local micro, small, and medium enterprises. The program also demonstrated active partner participation, as reflected in the attendance of 89 participants, intensive engagement in discussions, and the emergence of 17 development ideas. The main impacts of the activity were the improvement of participants’ knowledge, the growth of awareness regarding students’ roles in local development, and the emergence of follow-up initiatives such as the establishment of a student group concerned with tourism and creative economy, destination content production, and plans for collaboration between schools and the village. Therefore, this mentoring activity proved effective as an initial step in fostering the capacity, awareness, and creativity of young people to support the development of Tanah Kuning Village as a tourism and industrial village based on local potential. Keywords: economy, tanah kuning village, tourism village, service-learning, youth.