Nuha Azka Fahmi
Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali Cilacap, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Taqlīd, Ittibāʿ, dan Talfīq: Analisis Konseptual dan Implikasi Metodologis dalam Pengamalan Hukum Islam Nuha Azka Fahmi; Galih Imam Prabowo; Muhamad Ulil Firdaos
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Januari)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas konsep taqlīd, ittibāʿ, dan talfīq dalam kajian Ushul Fiqih sebagai metode pengamalan hukum Islam yang banyak dijumpai dalam praktik keberagamaan umat Islam. Perbedaan pemahaman terhadap ketiga konsep tersebut kerap menimbulkan kerancuan metodologis, khususnya dalam menentukan sikap beragama yang sesuai dengan prinsip keilmuan Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengertian, karakteristik, serta implikasi metodologis dari taqlīd, ittibāʿ, dan talfīq berdasarkan perspektif ulama Ushul Fiqih dan sumber-sumber otoritatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap kitab-kitab Ushul Fiqih, literatur klasik, serta sumber-sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taqlīd merupakan sikap menerima pendapat tanpa mengetahui dalilnya, ittibāʿ menuntut pemahaman terhadap dasar hukum yang diikuti, sedangkan talfīq merupakan praktik penggabungan pendapat dari beberapa mazhab dalam satu permasalahan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa ittibāʿ menempati posisi metodologis yang lebih ideal, sementara talfīq memerlukan kehati-hatian agar tidak bertentangan dengan prinsip Ushul Fiqih dan maqāṣid al-syarī‘ah.