Kegiatan pelayanan masyarakat ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas manajemen instruksional guru di Darunnajah 2 Cipining Islamic Boarding School, Bogor. Program ini merespons masalah lapangan yang melibatkan perencanaan pembelajaran, manajemen kelas, pembelajaran inovatif, literasi digital, asesmen, dan komunikasi sekolah-orang tua. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dan berorientasi praktik yang terdiri dari penilaian kebutuhan, lokakarya interaktif, pendampingan klinis, pengembangan komunitas pembelajaran guru, dan evaluasi akhir. Para guru mempraktikkan perencanaan pelajaran yang berpusat pada siswa, aturan kelas partisipatif, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kooperatif, media pembelajaran digital, penilaian formatif dan sumatif, serta mekanisme komunikasi dengan orang tua. Efektivitas diukur menggunakan kuesioner pra-tes dan pasca-tes serta indeks Normalized Gain (N-Gain). Rata-rata pemahaman peserta meningkat dari 50,5% sebelum intervensi menjadi 85,75% setelah program, menghasilkan N-Gain keseluruhan sebesar 0,71, yang dikategorikan sangat tinggi. Peningkatan tertinggi ditemukan dalam penilaian komprehensif dan sinergi mitra, dengan N-Gain sebesar 0,75. Temuan menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan terintegrasi memperkuat pemahaman teoretis dan praktis guru tentang manajemen pendidikan serta mendukung lingkungan belajar yang lebih berpusat pada siswa, interaktif, dan kondusif. Pemantauan longitudinal tetap diperlukan untuk menentukan efek langsung program terhadap prestasi akademik siswa