Harzi Khairiah
Program Studi S-1 Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Padang, Padang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ISOLASI DAN UJI AKTIFITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT JAMUR ENDOFIT BUNGA LEGETAN (Spilanthes acmella) TERHADAP Streptococcus mutans DAN Porphyromonas gingivalis Anzharni Fajrina; Nanda Putra; Harzi Khairiah
SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional Vol. 5 No. 2 (2026): SITAWA : Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional
Publisher : LPPM Akademi Farmasi Imam Bonjol Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62018/sitawa.v5i2.226

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi salah satu keluhan bagi masyarakat Indonesia. Karies dan periodontitis merupakan penyakit pada rongga mulut yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans dan Porphyromonas gingivalis. Bunga dari Spilanthes acmella dapat digunakan sebagai obat sakit gigi. Jamur endofit dapat menghasilkan senyawa bioaktif yang mirip dengan inangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi jamur endofit dan mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etil asetat jamur endofit yang diisolasi dari bunga Spilanthes acmella. Isolasi jamur endofit menggunakan metode tuang dan metode tanam langsung. Hasil isolasi didapatkan 5 isolat jamur endofit dengan kode SA1, SA2, SA3, SA4,, dan SA5. Isolat tersebut dikultivasi dengan media beras selama 4 minggu dan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etil asetat. Ekstrak etil asetat diuji aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans dan Porphyromonas gingivalis dengan konsentrasi 5% menggunakan metode difusi agar. Ekstrak etil asetat jamur endofit SA5 memiliki rata-rata diameter hambat paling besar yaitu 18,25 mm ± 0,58 dan 14,43 mm ± 0,15 terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Porphyromonas gingivalis. Hasil uji fitokimia menunjukan ekstrak etil asetat jamur endofit bunga Spilanthes acmella mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan fenol serta memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans dan Porphyromonas gingivalis dengan kategori sedang hingga kuat.