Subandi Subandi
Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5 Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Problem Solving Berkelompok terhadap Motivasi Belajar, Kemampuan Berpikir Kritis, dan Hasil Belajar Siswa Wiwik Widiawati; Subandi Subandi; Fauziatul Fajaroh
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 21 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v21i12015p106-114

Abstract

The Impacts of Group Problem Solving on Students’ Learning Motivation, Critical Thinking, and Learning Achievements. The aim of this study was to know the impacts of the imple­mentation of group problem solving on the students’ learning motivation, critical thinking, and learning achievements on concept and algorithm. This quasi-experimental research used pretest-posttest control group design. The research samples were the students of XI grade of Science 1 (problem solving class) and XI grade of Science 3 (expository class) at the Public Senior High School 6, Malang. The study was carried out in the 2013/2014 academic year. The results show that the students’ learning motivation, criti­cal thinking, and conceptual and algorithmic learning achievements in the problem solving class are higher than those in the expository class Pengaruh Problem Solving Berkelompok terhadap Motivasi Belajar, Kemampuan Ber­pikir Kritis, dan Hasil Belajar Siswa. Artikel ini memaparkan pengaruh penerapan pembelajaran model problem solving berkelompok dibandingkan dengan model ekspositori terhadap motivasi belajar, ke­mampuan berpikir kritis, hasil belajar konseptual, dan hasil belajar algoritmik. Penelitian kuasi eks­perimen ini dilakukan dengan menggunakan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 (kelas problem solving) dan XI IPA 3 (kelas ekspositori) SMAN 6 Malang tahun pelajaran 2013/2014. Hasil penelitian menngungkap bahwa motivasi belajar, kemampuan ber­pikir kritis, hasil belajar konseptual, dan hasil algoritmik siswa pada kelas problem solving lebih tinggi dibandingkan siswa pada kelas ekspositori.
Motivasi dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa setelah Pembelajaran Kimia dengan Strategi Inkuiri Terbimbing Inma Yunita Setyorini; Subandi Subandi
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 21 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v21i22015p151-159

Abstract

Motivasi dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Setelah Pembelajaran Kimia Dengan Strategi Inkuiri Terbimbing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi inkuiri terbimbing terhadap motivasi dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada pembelajaran hi­drolisis. Penelitian eksperimen semu ini menggunakan pretest-postest control group design. Subjek pe­nelitian adalah dua kelas XI IPA dengan rerata kemampuan yang setara, yaitu kelas XI IPA 1 (kelas eks­positori) dan kelas XI IPA 3 (kelas inkuiri terbimbing) SMA Negeri 6 Malang tahun pelajaran 2013/2014. Ketiga instrumen pengukuran yaitu tes motivasi, tes kemampuan berpikir tingkat tinggi yang terdiri dari tes pemahaman konseptual dan algoritmik serta tes kemampuan logika deduktiv, telah diuji coba dan menun­jukkan bahwa ketiganya valid dan reliabel. Perbedaan hasil tes di kedua kelas dianalisis dengan uji MA­NOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar dan kemampuan berpikir tingkat tinggi, baik dalam bentuk pemahaman konseptual dan pemahaman algoritmik, maupun kemampuan logika de­duktif, dari siswa yang dibelajarkan dengan strategi inkuiri terbimbing adalah lebih tinggi dibanding siswa yang dibelajarkan dengan strategi ekspositori.