This Author published in this journals
All Journal Jurnal SENI MUSIK
Bernardus Samuel
Universitas Pelita Harapan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Optimasi Tata Bunyi Ekumene Hall Gereja Suara Kebenaran Injil (GSKI) Rehobot Kelapa Gading Bernardus Samuel; Kevin Leonardo
Jurnal SENI MUSIK Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal SENI MUSIK
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jsm.v16i2.8470

Abstract

Peran utama tata bunyi adalah sebagai media distribusi sumber bunyi dengan pendengar. Tata bunyi yang baik adalah tata bunyi yang dapat menyesuaikan bunyinya dengan kondisi akustik ruangan dan memiliki respons frekuensi yang datar. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan proses optimasi pada tata bunyi. Tujuan utama tercapainya kondisi tersebut adalah pendengar dapat dengan jelas mendengar pesan yang disampaikan sumber bunyi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimasi tata bunyi Gereja Suara Kebenaran Injil (GSKI) Rehobot Kelapa Gading dengan ruangan yang dioptimasi adalah Ekumene Hall. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantiatif berbasis pengukuran, dimana data-data terukur seperti akustik ruang dan respons frekuensi ruangan dikumpulkan untuk mengetahui permasalahan di dalam ruangan.  Permasalahan yang ditemukan adalah terdapat penumpukan frekuensi rendah, yakni di bawah 125 Hz pada ruangan Ekumene Hall yang disebabkan oleh tata akustik ruang dan pelantang bunyi. Setelah itu, optimasi dilakukan pada tata bunyi dengan mengurangi frekuensi di bawah 125 Hz dan menambah frekuensi di atas 2 kHz untuk menyeimbangkan bunyi yang dihasilkan. Hasil optimasi diterapkan dalam kondisi ibadah. Keandalan hasil optimasi diuji dengan survei terhadap beberapa pelayan jemaat dengan menggunakan metode kuesioner. Hasil survei menunjukkan bahwa optimasi dapat membantu mengatasi permasalahan tata bunyi ruang Ekumene Hall GSKI Rehobot Kelapa Gading. Penelitian ini mengungkapkan proses optimasi dalam tata bunyi dapat membantu menyesuaikan bunyi yang dihasilkan dengan kondisi akustik ruangan, khususnya di dalam lingkup gereja.