This Author published in this journals
All Journal Sosio e-kons
Muhamad Alimudin
Universitas Ibn Khaldun Bogor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Literasi Keuangan, Gaya Hidup, dan Budaya Digital Mahasiswa di Jakarta: Studi pada Generasi Z Eka Nana Susanti; Muhamad Alimudin; Suswandari Suswandari
Sosio e-Kons Vol. 17 No. 3 (2025): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sosioekons.v17i3.1372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara literasi keuangan, gaya hidup, dan budaya digital pada mahasiswa Generasi Z di Jakarta. Generasi Z, yang lahir antara tahun 1997–2012, tumbuh dalam lingkungan yang sangat dipengaruhi oleh teknologi digital dan budaya konsumtif modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang disebarkan kepada 200 mahasiswa yang ada di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup tiga variabel utama: literasi keuangan, gaya hidup, dan budaya digital. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa hanya 41% responden memiliki tingkat literasi keuangan yang tinggi, sementara 40,5% berada pada kategori sedang, dan 18,5% tergolong rendah. Sementara itu, 59,5% responden menunjukkan kecenderungan gaya hidup konsumtif, terutama dalam hal pembelian online dan gaya hidup berbasis tren media sosial. Dari sisi budaya digital, 76% mahasiswa menghabiskan lebih dari 6 jam per hari menggunakan perangkat digital, dengan mayoritas aktivitas berupa hiburan dan media sosial. Hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa gaya hidup konsumtif dan budaya digital berpengaruh signifikan terhadap literasi keuangan dengan nilai signifikansi p < 0,05. Gaya hidup memiliki koefisien negatif terhadap literasi keuangan, sedangkan budaya digital menunjukkan hubungan ganda: penggunaan untuk edukasi memiliki pengaruh positif, namun penggunaan untuk hiburan cenderung menurunkan literasi keuangan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya integrasi literasi keuangan dalam kurikulum perguruan tinggi yang dikemas secara digital-interaktif dan sesuai dengan karakteristik generasi Z.