Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Menggunakan Pisang Ambon Wijaya, Indra; Soesanto, Edi; Armiyati, Yunie
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 10 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v10i2.223

Abstract

Latar Belakang: Terdapat beberapa faktor resiko hipertensi pada lansia salah satunya adalah konsumsi kalium yang kurang adekuat atau tidak sesuai dengan rekomendasi jumlah kalium yang harus dikonsumsi perhari oleh lansia. Salah satu tindakan pencegahan hipertensi pada lansia adalah mengkonsumsi buah pisang ambon. Pisang ambon hampir tidak mengandung natrium, tetapi banyak mengandung kalium serta B6, C, dan E. Vitamin E dan kalium berkhasiat meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah sehingga mampu menurunkan tekanan darah, dan kalium juga membantu mengurangi kadar garam berelebih dalam tubuh dengan cara mengeluarkan melalui urine. Tujuan: Mengetahui Terapi pisang ambon Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita lansia Hipertensi. Metode: Metode yang digunakan adalah desain deskriptif dengan studi kasus asuhan keperawatan menggunakan terapi pisang ambon pada pasien hipertensi lansia. Responden yang diambil sebanyak dua pasien lanjut usia. Pengambilan data menggunakan spyhmomanometeraneroid dan stetoscope. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan terapi pisang ambon selama 14 hari pagi dan sore hari dalam waktu 20 menit. Hasil: Setelah diberikan terapi terdapat penurunan tekanan darah pada kedua responden dengan nilai rata-rata penurunan nilai sistole 19 mmHg dan nilai diastole 14 mmHG. Kesimpulan: penerapan terapi pisang ambon efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien lansia hipertensi. Rekomendasi: Terapi pisang ambon efektif dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) pada pasien hipertensi. Kata Kunci: Pisang ambon, Hipertensi, Lansia
Edukasi Pemanfaatan Daun Kelor dengan Media Audio Visual terhadap Mean Arterial Preasure pada Penderita Hipertensi I'maliya, Dewi; Sukesih Sukesih; Soesanto, Edi
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2026): September: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v5i3.6767

Abstract

Hypertension is a major public health problem that significantly contributes to morbidity and mortality due to cardiovascular diseases. Effective hypertension management requires not only pharmacological therapy but also non-pharmacological approaches supported by appropriate health education. This study aimed to analyze the effect of Moringa oleifera leaf decoction combined with audio-visual health education on the reduction of Mean Arterial Pressure (MAP) among patients with hypertension. This study employed a quasi-experimental design with a control group pre-test and post-test approach. A total of 32 respondents were selected using purposive sampling and divided into an intervention group and a control group, each consisting of 16 participants. The intervention group received health education on the utilization of Moringa oleifera leaves through audio-visual media and consumed Moringa oleifera leaf decoction for seven consecutive days, while the control group received health education without the herbal intervention. MAP measurements were conducted before and after the intervention. Data were analyzed using the Paired Sample T-Test and Independent Sample T-Test. The results showed a significant decrease in MAP in the intervention group compared to the control group, with a p-value of 0.001 (p < 0.05). These findings indicate that the administration of Moringa oleifera leaf decoction combined with audio-visual-based health education is effective in reducing Mean Arterial Pressure among patients with hypertension. This intervention may serve as a supportive non-pharmacological strategy for hypertension management in primary healthcare settings.