This Author published in this journals
All Journal Sosio e-kons
Sri Widayanti
University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Fasilitasi Perdagangan Terhadap Ekspor Olahan Kakao Indonesia Melindasari Melindasari; Sri Widayanti; Gyska Indah Harya
Sosio e-Kons Vol. 18 No. 2 (2026): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sosioekons.v18i2.3469

Abstract

Ekspor olahan kakao Indonesia memiliki peran strategis dalam meningkatkan nilai tambah sektor pertanian terutama pada perekonomian nasional. Disisi lain, ekspor olahan kakao masih menghadapi berbagai tantangan dalam perdagangan internasional. Penelitian ini bertujuan agar dapat melakukan analisis pengaruh yang dimiliki fasilitasi perdagangan kepada adanya ekspor dsri pengolahan kakao Indonesia ke enam negara tujuan utama (India, Malaysia, Amerika, China, Jepang, dan Filipina) selama periode 2015–2025. Metode yang digunakan adalah model gravitasi dengan pendekatan regresi data panel untuk mengidentifikasi fakor-faktor yang mempenngaruhi nilai ekspor. Variabel yang digunakan dalam penelitian yaitu PDB Indonesia, PDB negara tujuan, Jarak ekonomi, Indeks Infrastruktur dan Transportasi, Indeks Kompetensi dan Kualitas Logistik, serta Indeks Efisiensi Bea Cukai. Hasil Penelitian menunjukkan vbahwa PDB negara tujuan serta indeks kualitas infrastruktur perdagangan dan transportasi berpengaruh positif terhadap niali ekspor. Sebaliknya, indeks efisiensi bea cukai berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ekspor olahan kakao Indonesia. Sementara itu, produk domestik bruto Indonesia, jarak ekonomi, dan indeks kompetensi dan kualitas logistik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Output ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas fasilitasi perdagangan, khususnya pada aspek infrastruktur dan efisiensi prosedur perdagangan, menjadi faktor penting dalam mendorong kinerja ekspor. Oleh karena itu, pemerintah disarankan untuk memperkuat kebijakan yang mendukung perbaikan infrastruktur perdagangan serta reformasi layanan kepabeanan guna meningkatkan daya saing ekspor olahan kakao Indonesia di pasar internasional.