Ardina Rasti
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Atmosfer Dalam Al-Qur’an Ahmad Yani; Ardina Rasti; Imel
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 5 (2023): September: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i5.304

Abstract

Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi. Kajian atmosfer dalam Al-Qur’an, bagaimana atmosfer bisa terbentuk di permukaan bumi dinyatakan dalam QS. Al-Anbiya:32 dan QS. Fushilat ayat 11-12. Menurut syaikh imam dalam tafsir al-Qurtubhi beliau menjelaskan bahwa kemudian allah menuju pada penciptaan langit dan langit itu masih berupa asap kemudian allah dengan sengaja menciptakan dan menyempurnakannya. Atmosfer bumi terdapat dari ketinggian 0 km diatas permukaan tanah, sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan bumi. Ilmuwan telah menemukan bahwa atmosfer terdiri dari beberapa lapisan. Setiap lapisan memiliki sifat fisik berbeda seperti tekanan dan jenis gas. Lapisan atmosfer terdekat dengan bumi disebut troposfer yang mengandung sekitar 90% massa total atmosfer. Lapisan di atas troposfer disebut stratosfer. Lapisan ozon adalah bagian dari stratosfer yang menjadi tempat penyerapan sinar ultraviolet. Lapisan di atas stratosfer disebut mesosfer. Termosfer berada di atas mesosfer. Gas terionisasi yang membentuk lapisan di dalam termosfer disebut ionosfer. Bagian terluar atmosfer bumi dimulai dari ketinggian sekitar 480 km - 950 km, bagian ini disebut eksosfer. Tujuh lapisan ini dinyatakan sesuai dengan firman allah dalam QS. Luqman:10 dan QS. al-mulk ayat 3, serta manfaat dan fungsi dari atmosfer bagi kehidupan dibum