Najwa Ramadhani
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Perspektif Islam Nursifa Hidayati; Najwa Ramadhani; Aisha Athiyya Ramadhani; Maulana Raihan Zaldi
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 4 (2023): July: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i4.494

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut sering terabaikan oleh sebagian besar orang. Pentingnya menjaga gigi dari kerusakan telah diajarkan oleh Nabi Muhammad saw dengan menyikat gigi atau bersiwak untuk menghilangkan sisa makanan yang melekat pada permukaan gigi. Tujuan penelitian: Mengetahui pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut berdasarkan perspektif Islam dalam dunia kedokteran. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode literature review atau tinjauan pustaka. Pencarian literatur penelitian menggunakan metode penelusuran jurnal melalui Google Scholar dan PubMed dengan menggunakan kata kunci yang sudah ditentukan, kemudian melakukan screening, menyeleksi, mengekstraksi, menganalisis, dan menyintesis jurnal. Literature review yang digunakan adalah terbitan 10 tahun terakhir antara 2013-2023. Pembahasan: Berwudhu dan bersiwak merupakan contoh pelaksanaan dalam upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Wudhu adalah proses membersihkan diri dengan membasuh bagian-bagian tubuh salah satunya berkumur. Berkumur seraya bersiwak merupakan cara paling baik untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi. Kesimpulan: Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan. Kebersihan yang baik merupakan nilai ibadah dan sebagian dari iman. Upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut yang diajarkan Nabi Muhammad saw adalah dengan bersiwak pada saat berwudhu di mana membersihkan kotoran dan mensucikan diri dari najis.