This Author published in this journals
All Journal Islamic Education
M. Rizqi Zidan Saputra
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Terciptanya Alam Semesta dalam Pandangan Islam M. Rizqi Zidan Saputra; Muhammad Nor Hilmi; mhmdnorhilmi@gmail.com
Islamic Education Vol. 1 No. 3 (2023): July : journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i3.567

Abstract

Artikel ini dibuat untuk mengetahui hubungan islam dan ilmu pengetahuan khususnya konsep alam semesta. Artikel ini akan membahas pandangan Islam tentang terciptanya alam semesta dengan fokus pada konsep penciptaan, tujuan penciptaan, dan hubungan antara manusia dan alam semesta dalam Islam.Pandangan Islam tentang terciptanya alam semesta didasarkan pada Al-Quran, yang dianggap sebagai wahyu ilahi. Ayat-ayat dalam Al-Quran secara jelas menyatakan bahwa alam semesta ini diciptakan oleh Allah. Konsep penciptaan ini menekankan ketidakadiran kebetulan dalam keberadaan alam semesta dan menegaskan bahwa segala sesuatu, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat, ada karena kehendak Allah.Tujuan penciptaan alam semesta dalam Islam adalah untuk menguji manusia, memberikan petunjuk, dan memberikan pelajaran moral. Manusia dianggap sebagai khalifah (pengganti) di bumi yang bertanggung jawab atas pemeliharaan dan pengelolaan alam semesta sesuai dengan kehendak Allah. Konsep ini menggarisbawahi pentingnya etika dan moralitas dalam hubungan manusia dengan alam semesta.Hubungan antara manusia dan alam semesta dalam Islam dipandang sebagai hubungan yang erat dan saling terkait. Manusia dianggap sebagai bagian dari alam semesta ini, bukan pemilik mutlaknya. Oleh karena itu, konsep-konsep seperti pemeliharaan lingkungan, keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial dianggap sangat penting dalam Islam.Dalam kesimpulan, pandangan Islam tentang terciptanya alam semesta menyoroti kepercayaan dalam pencipta Allah, tujuan moral dalam penciptaan, dan hubungan etis antara manusia dan alam semesta. Konsep ini mempengaruhi cara umat Islam memandang lingkungan dan tanggung jawab mereka sebagai khalifah di bumi untuk menjaga dan menghormati ciptaan Allah