This Author published in this journals
All Journal Islamic Education
Dikki Wahyu Setiawan
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN PENDIDIKAN AGAMA DALAM PENGEMPLEMENTASIAN MORAL SISWA DI ERA MODERN M Mahir Farhan Nafii; Dikki Wahyu Setiawan; Muhammad Raehan; Primanda Khoirul Anam
Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2024): April: Journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v3i2.1152

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kontribusi pendidikan Islam Agama pembentukan karakter moral peserta didik masa kini terhadap Sistem pendidikan agama Islam yang efektif di Sekolah dapat membantu mengembangkan karakter moral yang baik dan mendorong siswa dalam menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam mata pelajaran utama yang diajarkan guru. memiliki implementasi dalam proses belajar. Maka diperlukan pendekatan yang digunakan, metode diskusi yang meliputi metode deduktif, metode induktif, metode komparatif, dan deskriptif. Kedua menggunakan penelitian kepustakaan, dengan mengumpulkan informasi dari bahan bacaan,majalah, buku, seminar dan lain-lain yang relevan, setelah itu dipelajari dan diteliti dengan seksama selanjutnya data digeneralisasikan dan disortir berdasarkan kesesuaian tema penelitian, kemudian data yang didapatkan dari hasil sortasi selanjutnya dianalisa secara mendalam dengan metode analisis. Berdasarkan hasil dari analisis peneliti bahwa peran pendidikan agama dalam pengemplementasian moral siswa di era modern adalah konsep pendidikan berawal dari anggapan bahwa manusia pada dasarnya mempunyai potensi yang hampir sama yang harus dikembangkan secara intensif dan berkesinambungan, sehingga pendidikan humanis religiusitas memiliki relevansi dengan era revolusi industri 4.0. maka Pendidikan agama untuk menemukan solusi untuk masalah yang dihadapi dengan bimbingandan arahan dari pendidik. Implementasi konsep ini menekankan pada pendidik sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang jauh dari unsur paksaan, penindasan, hegemoni pemikiran, dan sikap yang jauh dari nilai-nilai universal tauhid dan kemanusiaan.