Ridwan Tonny Hasiholan Pane Pane
Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menemukan Kasih Ilahi : Pemahaman Mendalam tentang Peran Anugerah dalam Kehidupan Kristen Sehari-Hari Ridwan Tonny Hasiholan Pane Pane
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Teologi Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Teologi
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas konsep kasih ilahi dan peran anugerah dalam kehidupan sehari-hari umat Kristen. Dalam konteks iman Kristen, kasih ilahi dipahami sebagai manifestasi cinta Tuhan yang tidak bersyarat dan abadi, yang memberikan harapan dan kekuatan kepada individu dalam menghadapi tantangan hidup. Melalui pendekatan teologis dan praktis, artikel ini mengeksplorasi bagaimana anugerah Tuhan berfungsi sebagai pendorong utama dalam transformasi spiritual dan moral seseorang. Dengan mengkaji berbagai teks Alkitab dan pengalaman hidup nyata, penulis menunjukkan bahwa anugerah bukan hanya sekadar konsep teologis, tetapi juga merupakan kekuatan yang mengubah kehidupan. Anugerah memungkinkan umat Kristen untuk mengatasi rasa bersalah, menemukan pengampunan, dan membangun hubungan yang lebih dalam dengan Tuhan serta sesama.                                                                                            Artikel ini juga menyoroti pentingnya penerimaan anugerah dalam membentuk sikap syukur dan pelayanan kepada orang lain.Melalui pemahaman yang mendalam tentang kasih ilahi dan anugerah, diharapkan pembaca dapat menemukan inspirasi untuk hidup lebih bermakna dan berfokus pada nilai-nilai kasih dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, artikel ini menjadi panduan bagi umat Kristen dalam menjalani perjalanan iman mereka.                                                                                                        Hasil dari penelitian ini Pemahaman tentang anugerah adalah pengalaman spiritual yang berakar pada doktrin pengampunan dosa dan transformasi oleh Roh Kudus. Temuan penelitian menegaskan bahwa anugerah memberikan harapan, kedamaian, dan arah hidup bagi individu yang menjadikannya inti dari kehidupan sehari-hari, anugerah secara psikologis memberikan kedamaian batin, mengurangi rasa bersalah, dan meningkatkan kesejahteraan emosional. Secara sosial, anugerah memungkinkan terjadinya pemulihan hubungan melalui pengampunan dan penerimaan, yang memperkuat kohesi sosial dalam komunitas Kristen dan konsep anugerah sering bertentangan dengan budaya yang lebih menekankan keadilan, oleh karena itu diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi dan bermanfaat bagi siapapun yang membaca
PERAN PEMIMPIN GEREJA SEBAGAI GEMBALA MENGHADAPI DEGRADASI MORAL REMAJA DI DALAM KEHIDUPAN BERJEMAAT DI ERA SEKARANG. Ridwan Tonny Hasiholan Pane Pane
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Teologi Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teologi
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Degradasi moral remaja menjadi salah satu tantangan besar dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di dalam konteks kehidupan berjemaat. Peran pemimpin gereja sebagai gembala memiliki urgensi yang tinggi dalam menghadapi fenomena ini. Artikel ini membahas bagaimana pemimpin gereja dapat menjalankan fungsi gembala dengan pendekatan pastoral yang relevan di era modern.  Dengan metode kualitatif, penelitian ini menganalisis strategi yang digunakan pemimpin gereja dalam membimbing remaja, termasuk penguatan nilai-nilai moral melalui pengajaran Alkitab, pendampingan personal, serta pembentukan komunitas yang mendukung perkembangan spiritual.             Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin gereja memiliki peran signifikan sebagai teladan, pembimbing, dan motivator dalam menghadapi krisis moral remaja. Selain itu, adaptasi terhadap perubahan zaman, seperti pemanfaatan teknologi digital untuk pelayanan, menjadi faktor penting untuk menjangkau dan memengaruhi remaja secara positif. Artikel ini menegaskan bahwa peran aktif pemimpin gereja sangat diperlukan untuk membangun karakter remaja yang kuat dan menjaga integritas moral dalam kehidupan berjemaat. Harapannya artikel ini dapat memberi manfaat bagi siapapun yang membacanya.