Hanna Tabitha Hasianna Silitonga
Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra, Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Penuaan Sehat (Healthy Ageing) melalui Skrining Kesehatan Pra-Lansia dan Lansia Berbasis Komunitas di Permukiman Sepanjang Rel Kereta Api Kapasari Pedukuhan, Surabaya Lilik Djuari; Minarni Wartiningsih; Hanna Tabitha Hasianna Silitonga; Maya Syahria Saleh; Stefani Nurhadi; Dewa Ayu Liona Dewi; Rivan Virlando Suryadinata
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2688

Abstract

Permukiman padat di sepanjang rel kereta api merupakan wilayah berisiko yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan masyarakat, khususnya kelompok pra-lansia dan lansia. Pendekatan penuaan sehat (healthy ageing) menekankan pentingnya deteksi dini faktor risiko kesehatan sejak fase pra-lansia untuk mempertahankan kapasitas fungsional pada usia lanjut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat upaya penuaan sehat melalui skrining kesehatan berbasis komunitas pada pra-lansia dan lansia di wilayah RW X Kapasari Pedukuhan, Surabaya. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Desember 2025 dengan melibatkan 60 peserta dari kelompokpra-lansia dan lansia. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan tekanan darah serta anamnesis singkat untuk mengidentifikasi keluhan kesehatan dan riwayat penyakit tidak menular. Hasil skrining menunjukkan bahwa pada kelompok pra-lansia mulai ditemukan faktor risiko penyakit tidak menular, terutama peningkatan tekanan darah dan keluhan muskuloskeletal, sedangkan pada kelompok lansia lebih banyak ditemukan masalah kesehatan yang bersifat kronis seperti hipertensi, gangguan muskuloskeletal, serta penurunan aktivitas fungsional. Kegiatan skrining kesehatan berbasis komunitas ini juga disertai edukasi kesehatan serta anjuran pemeriksaan lanjutan bagi peserta dengan temuan kesehatan tertentu. Secara keseluruhan, skrining kesehatan berbasis komunitas dapat menjadi pendekatan promotif dan preventif yang efektif untuk meningkatkan kesadaran kesehatan serta mendukung upaya penuaan sehat pada masyarakat di wilayah berisiko.