Eliana Bunga Brillianty Panggabean
Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pelita Harapan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kreativitas dan Pemahaman Konsep Hukum Pascal melalui Praktikum Pembuatan Pompa Hidrolik Sederhana Berbasis Project Based Learning di Sekolah Lentera Harapan Gunung Agung Moria, Tangerang, Banten Apriliana Angelica; Eddowardho Otniel Lagesang; Eliana Bunga Brillianty Panggabean; Joy Sisokhi Putra Lase; Pingkan Wuisan; Wahyu Irawati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2761

Abstract

Hasil analisis situasi menunjukkan bahwa siswa Sekolah Lentera Harapan (SLH) Gunung Moria di Tangerang belum memiliki akses terhadap laboratorium sains dan peralatan praktikum. Kondisi ini menyebabkan terbatasnya pengalaman eksperimen langsung dan rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep-konsep fisika. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan praktikum fisika melalui pelatihan pembuatan pompa hidrolik sederhana sebagai media pembelajaran penerapan Hukum Pascal. Alat dirakit dari bahan-bahan lokal seperti suntikan, selang plastik, dan mobil-mobilan yang mudah ditemukan. Metode pelaksanaan terdiri atas: (1) observasi fasilitas sekolah, (2) perancangan dan perakitan alat, (3) pelatihan dan pendampingan langsung oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, dan (4) evaluasi melalui wawancara dan refleksi bersama siswa dan guru. Kegiatan PkM ini berintegrasi dengan mata kuliah Manajemen Laboratorium dengan pendekatan Project Based Learning. Kegiatan berlangsung pada tanggal 13 Februari hingga 24 April 2025 di SLH Gunung Moria dan melibatkan 30 siswa kelas 9–12. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep tekanan fluida, partisipasi aktif dalam praktikum, serta berkembangnya keterampilan berpikir kritis. Kegiatan ini juga mendorong kreativitas, kesadaran akan keselamatan kerja, dan pemanfaatan bahan local tanpa mengandalkan alat-alat laboratorium, serta memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan kontekstual dalam pembelajaran sains.