Siti Aisyah
Program Studi Konstruksi Sipil, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Teknologi Konstruksi Sederhana dalam Pembangunan Jembatan Penghubung Berbasis Partisipasi Masyarakat Kartika Hapsari Sutantiningrum; Devi Megarusti Pratiwi; Yanuar Setiawan; Siti Aisyah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2855

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan keselamatan warga melalui pembangunan talud dan oprit jembatan penghubung di RT 002 RW 007, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Lokasi kegiatan dipilih berdasarkan kondisi jembatan eksisting yang mengalami kerusakan berat pada struktur bawah sehingga tidak lagi aman digunakan oleh pejalan kaki dan pengendara roda dua. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kondisi eksisting, perencanaan teknis berupa penyusunan gambar kerja dua dan tiga dimensi, pelaksanaan konstruksi fisik, serta evaluasi kepuasan masyarakat mitra. Talud dan oprit dibangun dengan panjang 9 meter, lebar 2 meter, dan elevasi oprit 30 cm lebih tinggi dari jalan eksisting untuk memastikan kelandaian yang aman dan fungsional. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui gotong royong antara tim dosen, mahasiswa Program Studi D3 Konstruksi Sipil Politeknik Negeri Jakarta, dan masyarakat setempat, dengan pendekatan Project Based Learning (PBL) dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan terwujudnya konektivitas baru antar wilayah RT yang lebih aman dan layak, serta peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan. Evaluasi melalui kuesioner kepada masyarakat mitra menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, dengan 70% responden menyatakan sangat puas dan 30% puas terhadap proses dan hasil kegiatan. Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu menghasilkan solusi infrastruktur yang berkelanjutan sekaligus memperkuat pembelajaran kontekstual mahasiswa di bidang teknik sipil.