Mohamad Irhashul Hafie
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Teknologi Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PEMANFAATAN RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK TAMAN WARUNGBOTO KOTA YOGYAKARTA Mohamad Irhashul Hafie; Annisa Mu'awanah Sukmawati
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 7 No. 1 (2026): VOLUME 7 NOMOR 1 MARET 2026
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v7i1.13313

Abstract

Kota Yogyakarta memiliki tantangan dalam penyediaan RTH dengan proporsi ideal terutama RTH publik yang baru meliputi 8,11% dari luas wilayah kota. Penelitian berlokasi di RTH Publik Taman Warungboto Kota Yogyakarta. Taman Warungboto tidak hanya digunakan sebagai tempat rekreasi dan bersosialisasi tetapi juga aktivitas edukasi berbasis lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Perlu diketahui faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan Taman Warungboto sebagai RTH publik di Kota Yogyakarta. Studi menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis skoring. Kuesioner dikumpulkan kepada 70 pengunjung dengan teknik simple random sampling. Penelitian menunjukkan bahwa urutan faktor yang memengaruhi pemanfaatan Taman Warungboto adalah variabel ketersediaan fasilitas, keragaman kegiatan, dan aksesibilitas. RTH publik Taman Warungboto dijadikan sebagai model percontohan RTH publik lain di Kota Yogyakarta untuk dikembangkan menjadi ruang yang multifungsi, tidak hanya sebagai ruang terbuka yang mendukung fungsi penghijauan, sosial, dan ekonomi tetapi juga memaksimalkan fungsi lingkungan. Taman Warungboto juga memiliki pembagian zona dan fasilitas pendukung yang baik, seperti pendopo, gazebo, tempat duduk, area bermain anak, toilet, parkir, dan area urban farming. Penelitian diharapkan dapat memberikan masukkan bagi pemerintah daerah bahwa penyediaan RTH publik perlu memperhatikan kelengkapan fasilitas dan keragaman fungsi ruang untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna.