Muhammad Faiz Wanda Hassani
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MITIGASI BENCANA DALAM MENGATASI KEKERINGAN DI PADUKUHAN KADIGUNUNG KALURAHAN HARGOMULYO KABUPATEN KULON PROGO Dimasendra Bagas Wicaksana; Adista Artika Dewi; Wahyu Widyastutik; Rahma Devikasanti; Muhammad Faiz Wanda Hassani; Gerry Katon Mahendra; Muhammad Fajrus Shodiq
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 7 No. 1 (2026): VOLUME 7 NOMOR 1 MARET 2026
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v7i1.13708

Abstract

Padukuhan Kadigunung di Kalurahan Hargomulyo, Kabupaten Kulon Progo merupakan wilayah yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana kekeringan pada musim kemarau akibat kondisi geografis kawasan Perbukitan Menoreh dengan karakteristik tanah berbatu dan daya simpan air rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk mitigasi bencana yang dilakukan oleh pemerintah daerah, pemerintah desa, BPBD, dan masyarakat dalam mengatasi kekeringan di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada enam informan, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya mitigasi dilakukan melalui kombinasi mitigasi struktural berupa pembangunan PAMSIMAS, sumur bor, dan tandon air, serta mitigasi non-struktural melalui pengelolaan air bersama, penghematan penggunaan air, dan penguatan kesepakatan sosial masyarakat. BPBD dan pemerintah kalurahan berperan dalam pendistribusian air bersih dan pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana. Mitigasi yang dilakukan masih cenderung responsif dan belum sepenuhnya berorientasi pada pencegahan jangka panjang, sehingga diperlukan penguatan strategi mitigasi berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas masyarakat, konservasi sumber daya air, dan perencanaan mitigasi preventif terintegrasi.