Salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan kritis adalah Program Kebun Rakyat Mandiri melalui budidaya jagung. Selain sebagai bahan pangan pokok, jagung juga memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi produk olahan bernilai tambah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan anggota PKK Kecamatan Sabu Tengah melalui transfer teknologi pengolahan jagung menjadi tortilla jagung. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan mitra sebagai dasar penyusunan program, penyuluhan dan ceramah mengenai kewirausahaan berbasis potensi lokal, Focus Group Discussion (FGD) untuk mengidentifikasi peluang usaha dan kendala yang dihadapi peserta, praktik pembuatan tortilla jagung menggunakan teknologi sederhana, serta evaluasi kegiatan melalui penyebaran kuesioner. Materi yang diberikan mencakup identifikasi peluang bisnis, pemanfaatan sumber daya lokal, pengembangan kreativitas dan inovasi, orientasi pada hasil, kemampuan beradaptasi, serta strategi pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami proses pengolahan jagung menjadi tortilla jagung dan memiliki keterampilan dasar dalam memilih bahan baku, menerapkan tahapan produksi, serta menghasilkan produk yang layak dikembangkan sebagai usaha rumah tangga. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa 80% peserta menyatakan sangat setuju dan 20% setuju bahwa materi yang diberikan mudah dipahami, sedangkan 100% responden menyatakan kegiatan sesuai dengan kebutuhan mereka dan mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan PkM berhasil meningkatkan kapasitas peserta dalam pengolahan jagung menjadi produk bernilai tambah serta memperkuat wawasan kewirausahaan berbasis sumber daya lokal.