Dela Azharia Rambu Muna
Institut Agama Kristen Negeri Kupang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Generasi Muda melalui Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran Seni Berbasis Budaya Lokal di Desa Bali Loku, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur Steffi Eka Permatasari R. A Ratu; Anita Papadja; Dela Azharia Rambu Muna; Angelita Baragustine; Urbanus Soleman Boklie
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3038

Abstract

Pemberdayaan generasi muda berbasis seni dan teknologi menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus melestarikan budaya lokal. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi generasi muda Uma Bua, Desa Bali Loku, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran seni berbasis budaya lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, demonstrasi, praktik, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 26 orang yang terdiri atas anak-anak, remaja, dan pemuda setempat. Materi yang diberikan meliputi literasi teknologi, pemanfaatan media digital sebagai sarana pembelajaran seni, promosi seni lokal melalui media sosial, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya. Hasil kegiatan menunjukkan 24 peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai penggunaan teknologi secara produktif, 12 perserta yang adalah pemuda setempat mampu membuat dokumentasi budaya lokal serta 14 peserta telah mempromosikan karya seni, melalui media sosial. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas generasi muda dalam memadukan teknologi dan seni budaya lokal di era digital. Kesimpulannya pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran dan promosi seni terbukti mampu membangun kesadaran bahwa budaya lokal dapat dikemas secara menarik dan relevan melalui pemanfaatan teknologi. Sebagai tindaklanjut diperlukan pendampingan berkelanjutan yang lebih terstruktur berupa pelatihan manajemen konten digital.