Siti Maysuroh
Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa Seni dan Humaniora, Universitas Hamzanwadi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Para Remaja dan Orang Tua di Desa Gelora, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur Abdul Wawan Wiraguna; Siti Maysuroh
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3155

Abstract

Pernikahan dini tetap menjadi salah satu isu sosial yang berdampak pada kesehatan, pendidikan, psikologi, dan kesejahteraan masyarakat. Berbagai faktor mempengaruhi keadaan ini, termasuk rendahnya tingkat pendidikan, keterbatasan ekonomi, pengaruh budaya, serta kurangnya pengetahuan masyarakat tentang risiko pernikahan di usia muda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan pernikahan dini melalui sosialisasi di Desa Gelora, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 2 Juni 2026 di Aula Kantor Desa Gelora dengan melibatkan sekitar 50 peserta yang terdiri dari remaja, orang tua, perangkat desa, kader posyandu, guru, dan tokoh agama, dengan rentang usia 15–50 tahun. Metode yang digunakan mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, dan penyebaran informasi tentang dampak dari pernikahan dini melalui acara sosialisasi yang berlangsung di Desa Gelora, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Evaluasi acara dilakukan melalui pengamatan terhadap partisipasi peserta, keaktifan dalam diskusi, serta respon peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat yang luar biasa terbukti dengan peserta yang memberikan beberapa pertanyaan dan pendapat mengenai kegiatan tersebut serta memberikan respons positif dalam semua rangkaian sosialisasi, dan memperlihatkan peningkatan pemahaman mengenai dampak pernikahan dini, perlunya kesiapan fisik, mental, sosial, dan ekonomi sebelum menikah, serta pentingnya kolaborasi antara keluarga dan pemerintah desa Gelora, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mencegah pernikahan dini. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya preventif yang berkelanjutan dalam membangun kesadaran masyarakat sehingga mampu menekan angka pernikahan dini dan mewujudkan generasi muda yang sehat, berkarakter, serta memiliki kualitas sumber daya manusia yang lebih baik.