Mutiara Mutiara
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Institut Turatea Indonesia, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Metode Ceramah Berbasis Hots pada Pembelajaran Tematik Kelas II Pengalaman Praktik Mengajar Mahasiswa KKN-B Maksud Hakim; Elisa Putri Handayani; Sri Rahyuni; Nur Annisa; Selpi. S; Mutiara Mutiara
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pembelajaran Tematik Kelas 2 yang Berbasis Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) di UPT SD Negeri 16 Bontoramba berdasarkan praktik mengajar mahasiswa KKN-B. Metode: Penelitian Kualitatif ini menggunakan desain studi kasus tunggal deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi pastisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model analitik Miles, Huberman, dan Saldana (2014) yang terdiri dari pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi sumber dan teknik memastikan validitas data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis HOTS dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu tahap pembuka dengan aktivasi pengetahuan awal; kegiatan utama menggunakan soal-soal HOTS dalam kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan; serta tahap penutup, dengan sintesis dan refleksi atas pembelajaran yang telah dilakukan. Strategi-strategi ini mendorong keterlibatan siswa yang tinggi, serta memberikan ruang bagi siswa untuk menyuarakan dan memilih pendapat mereka melalui pendekatan pembelajaran yang praktis. Tantangan yang dihadapi meliputi tingkat literasi siswa, perbedaan tingkat kemampuan diantara siswa, serta keterbatasan sumber daya dan waktu di kelas. Tantangan-tantangan ini diatasi dengan penggunaan kosakata  sederhana, pertanyaan yang disesuaikan, serta pemanfaatan alat bantu visual dasar dan manajemen waktu di kelas. Hal ini meningkatkan pemahaman pedagogis, kemampuan reflektif, serta serta keterlibatan siswa dan guru.