Ahmad Fajri Luthfi
Prodi Pendidikan Teknologi dan Informasi Ke, Universitas Muhammadiyah Kuningan, Kuningan, Jawa Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Workshop Pemberdayaan Guru PAUD melalui Literasi Kecerdasan Artifisial untuk Pembelajaran Digital Adaptif Berbasis Bermain Ahmad Fajri Luthfi; Ricki Yuliardi; Nika Cahyati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3298

Abstract

Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif, adaptif, dan kontekstual. Namun, pemanfaatan AI masih memerlukan peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam merancang perangkat dan media pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Raudhatul Athfal (RA) dalam memanfaatkan AI untuk mendukung perencanaan dan pengembangan pembelajaran berbasis bermain. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik, dan pendampingan kepada guru RA yang tergabung dalam Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan. Materi meliputi pemanfaatan ChatGPT untuk penyusunan RPPH dan prompt, serta Canva AI dan Bing AI untuk pengembangan bahan ajar, LKPD, ilustrasi, dan video pembelajaran. Efektivitas kegiatan dianalisis menggunakan perbandingan skor pretest dan posttest serta N-Gain. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor peserta meningkat dari 3,47 pada pretest menjadi 4,56 pada posttest, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,713 yang termasuk kategori tinggi. Peningkatan tertinggi terdapat pada kemampuan menggunakan ChatGPT untuk menyusun perangkat pembelajaran PAUD dengan N-Gain 0,824 dan membuat prompt sederhana sebesar 0,817. Rata-rata skor meningkat dari 48,60 pada pretest menjadi 64,33 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 15,73 poin. Hasil uji-t berpasangan menunjukkan bahwa peningkatan tersebut signifikan secara statistik, t = 8,975; p < 0,001. Peserta juga mampu menghasilkan berbagai produk pembelajaran berbantuan AI, meliputi penyusunan prompt, RPPH, LKPD, ilustrasi, cerita edukatif, dan media pembelajaran digital berbasis bermain. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik mampu meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran.