Rendahnya keterlibatan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung literasi anak menjadi permasalahan penting dalam pendidikan keluarga. Banyak orang tua belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk membangun budaya literasi di rumah, padahal keluarga merupakan lingkungan awal dan utama dalam perkembangan literasi anak. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar kaya literasi melalui program pendampingan berbasis komunitas. Metode pengabdian menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan 45 orang tua peserta PKBM Anggrek Bulan, Desa Grogol, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, melalui pelatihan, praktik, dan refleksi bersama. Evaluasi dilakukan melalui tes 15 butir soal untuk mengukur pemahaman peserta dan observasi untuk menilai keterampilan praktik. Data tes dianalisis secara deskriptif menggunakan N-gain score. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta meningkat dari 70,13 pada pre-test menjadi 82,36 pada post-test, dengan N-gain sebesar 0,41 dalam kategori sedang. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa peserta mulai mampu menerapkan keterampilan dalam menciptakan lingkungan belajar kaya literasi, antara lain melalui penataan sudut baca sederhana, pemilihan bahan bacaan sesuai usia anak, dan perancangan aktivitas membaca bersama. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta serta indikasi penguatan keterampilan praktis orang tua dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar kaya literasi di lingkungan keluarga.