Titah Maulida Wanodyo
Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Akulturasi Islam dan Budaya Jawa dalam Tradisi Kupatan 15 Ruwah dan 7 Syawal Masyarakat Palang Tuban Binuri Khoirun Niawati; Mawan; Titah Maulida Wanodyo; Nurul Hakim
Islamic Studies and Law Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT. Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/1r1xfp21

Abstract

Tradisi kupatan sebagai bagian dari budaya masyarakat Jawa memiliki relevansi penting dalam kajian integrasi agama dan budaya, terutama di tengah arus modernisasi yang berpotensi menggeser nilai-nilai lokal. Di masyarakat Palang, tradisi kupatan pada 15 Ruwah dan 7 Syawal tidak hanya berfungsi sebagai praktik budaya, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai-nilai Islam yang telah mengalami proses akulturasi secara harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk akulturasi Islam dan budaya Jawa dalam tradisi kupatan serta mengidentifikasi nilai-nilai religius, sosial, dan kultural yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interpretatif untuk memahami makna simbolik dalam tradisi kupatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi kupatan merupakan bentuk nyata akulturasi antara ajaran Islam dan budaya Jawa yang berlangsung secara adaptif dan damai, baik dalam kupatan 15 Ruwah yang menekankan doa dan penghormatan leluhur, maupun kupatan 7 Syawal yang menekankan silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah. Tradisi ini mengandung nilai religius, sosial, dan kultural yang memperkuat identitas masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi kupatan menjadi simbol integrasi Islam dan budaya Jawa yang berkontribusi dalam penguatan karakter religius-kultural masyarakat, sehingga perlu dilestarikan melalui edukasi kepada generasi muda serta dikaji lebih lanjut dalam konteks perubahan sosial modern.