Ria Khofifah
IAIN AS-SHIDDIQIYAH

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Metode Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SD Negeri 1 Sinar Harapan Mulya Ria Khofifah
Educational Journal and Innovation Ash-Shiddiqiyah Vol. 1 No. 2 (2023): Educational Journal and Innovation Ash-Shiddiqiyah
Publisher : IAI Nusantara Ahs-Shiddiqiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Studi ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan hasil belajar Bahasa Indonesia bagi siswa kelas III SDN 2 Lubuk Makmur dengan mengimplementasikan model pembelajaran TGT yang didukung media papan pintar. Permasalahan pokok yang diidentifikasi adalah capaian belajar siswa yang masih rendah, dipicu oleh minimnya minat, kurangnya partisipasi, serta variasi metode pengajaran yang terbatas. Penelitian ini, yang mengadopsi PTK model Kurt Lewin, dijalankan melalui dua siklus pengamatan. Data dikumpulkan melalui observasi, evaluasi hasil belajar, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan; persentase siswa yang memenuhi KKM melonjak dari 27,8% di pra-tindakan menjadi 61,1% pada siklus I, dan mencapai 88,9% di siklus II pasca penerapan TGT dengan papan pintar. Model TGT, dengan basis permainan dan kolaborasi kelompok, terbukti efektif dalam mendorong keterlibatan siswa serta menciptakan atmosfer belajar yang interaktif dan kompetitif. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa TGT bersama papan pintar merupakan strategi yang efisien untuk meningkatkan hasil belajar dan dapat menjadi inovasi alternatif dalam pendidikan dasar. Kata Kunci: TGT, Papan Pintar, Hasil Belajar Abstract This study was conducted to optimize Indonesian language learning outcomes for third-grade students at SDN 2 Lubuk Makmur by implementing the TGT learning model supported by a papan pintar medium. The core problem identified was the low student achievement, triggered by a lack of interest, limited participation, and insufficient variety in teaching methods. This research, adopting Kurt Lewin's PTK model, was carried out through two observational cycles. Data were collected via observation, learning outcome evaluations, and documentation. The findings indicate a significant improvement; the percentage of students meeting KKM soared from 27.8% pre-intervention to 61.1% in cycle I, reaching 88.9% in cycle II following the implementation of TGT with papan pintar. The TGT model, based on games and group collaboration, proved effective in fostering student engagement and creating an interactive and competitive learning atmosphere. Therefore, this study concludes that TGT alongside papan pintar is an efficient strategy for enhancing learning outcomes and can serve as an innovative alternative in elementary education. Keywords: TGT, Papan Pintar, Learning Outcomes.