Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada siswa kelas X MA Al-Jariyah NWDI San Baro, menganalisis hasil pemahaman serta perubahan sikap siswa, dan mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat dalam proses internalisasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan Kepala Madrasah, guru Akidah Akhlak, dan siswa kelas X, serta dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, waktu, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses internalisasi nilai moderasi beragama dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu transformasi nilai (penyampaian materi Islam Wasathiyah dan 9 nilai moderasi), transaksi nilai (dialog interaktif, diskusi kelompok, dan analisis studi kasus), serta transinternalisasi nilai (penugasan esai reflektif dan keteladanan sikap guru); (2) Hasil internalisasi tecermin dari meningkatnya pemahaman kognitif siswa mengenai ajaran Islam yang rahmatan lil 'alamin, lahirnya sikap toleran (tasamuh), penolakan terhadap pemahaman radikal dan ekstrem, serta terciptanya iklim madrasah yang inklusif tanpa tindakan diskriminasi maupun bullying; (3) Faktor pendukung utama meliputi keteladanan guru yang berlatar pelatihan/diklat serta iklim madrasah yang kondusif, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana teknologi/media pembelajaran digital serta pengaruh arus informasi media sosial di luar lingkungan madrasah.