Muhammad Apis
Program Studi Manajemen, STIE Pembangunan Tanjungpinang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Rumah Tangga Melalui Gerakan Tanjak Pangan untuk Mewujudkan Konsumsi Pangan Berkelanjutan di Kota Tanjungpinang Afriyadi; Yesi Perdeawati; Nandini Ayu Saputri; Muhammad Apis
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v5i1.2903

Abstract

Pemborosan pangan (food waste) merupakan salah satu permasalahan dalam mewujudkan ketahanan pangan dan konsumsi berkelanjutan, khususnya pada tingkat rumah tangga. Pengelolaan pangan yang belum optimal, mulai dari perencanaan pembelian, penyimpanan, pengolahan, hingga konsumsi, berpotensi meningkatkan jumlah pangan terbuang serta mengurangi efisiensi pemanfaatan sumber daya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan rumah tangga dalam mengelola konsumsi pangan secara bijak melalui Gerakan TANJAK PANGAN (Tanjungpinang Ajak Jaga Pangan). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui edukasi, sosialisasi, pengukuran timbulan food waste, pendampingan praktik pengelolaan pangan, serta evaluasi perubahan pengetahuan masyarakat. Intervensi diarahkan pada penerapan perilaku konsumsi pangan berkelanjutan melalui prinsip membeli sesuai kebutuhan, menyimpan pangan dengan tepat, mengolah secara efisien, mengambil makanan secukupnya, menghabiskan makanan, dan memanfaatkan kembali pangan yang masih layak konsumsi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai food waste dari 51,5% sebelum intervensi menjadi 84,2% setelah intervensi, atau meningkat sebesar 32,7 poin persentase. Peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa edukasi dan pendampingan berbasis rumah tangga berkontribusi terhadap penguatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan pemborosan pangan. Gerakan TANJAK PANGAN diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan daerah serta membangun budaya konsumsi pangan yang bertanggung jawab di Kota Tanjungpinang.