Asep Kusnadi Patra Suwanda
Universitas Teknologi Digital

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Panorama Alam ISBI Cikamuning Dalam Eksplorasi Gambar Ilustratif Asep Kusnadi Patra Suwanda; Retno Dwimarwati; Arthur Supardan Nalan
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2026): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/v9h4fy02

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi panorama alam ISBI Cikamuning sebagai sumber inspirasi dalam pembuatan karya gambarv ilustrasi. Lingkungan kampus yang dikelilingi perbukitan, pepohonan, pesawahan, sungai, bebatuan, tegalan tanah, alang-alang, dan suasana ekologis khas pegunungan menjadi objek visual yang potensial untuk diolah secara artistik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, di antaranya melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, serta eksplorasi karya ilustrasi dengan teknik manual. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan, bahwa panorama alam ISBI Cikamuning dapat direpresentasikan ke dalam beberpa gaya ilustrasi, salah satunya adalah gaya realis-naturalistik. Gaya ilustrasi realis-naturalistik ini berfungsi menghadirkan visual  yang mirip dengan kenyataan sehingga objek yang digambarkan bisa sangat nyata, jelas, dan mudah dikenali. Hasil dari eksplorasi ini menegaskan bahwa ilustrasi panorama tidak hanya merekam keindahan visual, tetapi juga menyampaikan pesan ekologis, memperkuat identitas lokal, dan berfungsi sebagai media edukatif serta publikasi visual areal lahan kampus. Dengan demikian, panorama alam ISBI Cikamuning dalam perspektif eksplorasi gambar ilustrasi tidak hanya memiliki nilai estetis, tetapi juga mampu memberikan pengalaman artistik yang merefleksikan keindahan, ketenangan, dan harmoni alam yang mana dalam konteks  ekologis menjadi begitu penting bagi pengembangan kesadaran lingkungan.