Penelitian ini difokuskan pada penerapan media game interaktif afifedu untuk meningkatkan keaktifan siswa kelas I SD Negeri 2 Kuncir pada pembelajaran matematika materi penjumlahan yang menunjukkan tingkat keaktifan belajar yang masih rendah. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart yang melibatkan 20 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media game interaktif afifedu dapat dilaksanakan dengan baik dan mampu meningkatkan keaktifan siswa dari kategori cukup menjadi kategori baik berdasarkan hasil observasi dan angket keaktifan belajar. Peningkatan tersebut terlihat pada aspek semangat belajar, keberanian bertanya, keberanian menjawab pertanyaan, keaktifan berdiskusi, mengerjakan tugas, mencari informasi, presentasi, dan interaksi selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, siswa menjadi lebih antusias, percaya diri, dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, media game interaktif afifedu dapat menjadi alternatif media pembelajaran matematika di sekolah dasar karena mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menarik, dan bermakna.