This Author published in this journals
All Journal RUMI
Suwadi
Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan, Manajemen Pendidikan Islam, Guru Besar Evaluasi Pendidikan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Reinterpretasi Model Tyler dalam Evaluasi Pembelajaran Digital Perspektif Manajemen Pendidikan Islam Andika Febriyanto; Suwadi; Sutrisno
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pembelajaran digital menuntut perubahan paradigma evaluasi pendidikan dari orientasi hasil akhir menuju evaluasi berbasis proses dan data. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi Model Tyler dalam evaluasi pembelajaran digital serta mereinterpretasikannya dalam perspektif Manajemen Pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus interpretatif di salah satu Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, dan guru. Analisis data dilakukan menggunakan thematic analysis melalui tahapan transkripsi, open coding, kategorisasi tema, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik evaluasi pembelajaran digital telah menerapkan prinsip dasar Model Tyler, terutama pada perumusan tujuan pembelajaran sebagai dasar pelaksanaan dan evaluasi program. Namun, evaluasi masih didominasi pengukuran hasil akademik dan belum memanfaatkan data aktivitas pembelajaran digital secara sistematis. Data Learning Management System (LMS), seperti partisipasi dan interaksi siswa, belum digunakan optimal dalam pengambilan keputusan evaluatif. Penelitian ini menegaskan bahwa Model Tyler masih relevan, tetapi memerlukan reinterpretasi yang adaptif terhadap teknologi, analisis data digital, dan integrasi nilai-nilai pendidikan Islam.