This Author published in this journals
All Journal RUMI
Alek Maulana
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sirajul Falah Karadenan, Bogor, Jawa Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Pembelajaran Tahfidzul Qur’an Dalam Membentuk Karakter Santri Broken Home di Pondok Pesantren Daarul Ihsan Bojong Gede Bogor Rosma Khoirunnisa; Alek Maulana; Nana Mulyana
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi santri broken home yang membutuhkan pembinaan karakter untuk membantu perkembangan sikap dan perilakunya. Pembelajaran Tahfidzul Qur'an tidak hanya bertujuan untuk menghafal Al-Qur'an, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran Tahfidzul Qur'an, nilai-nilai karakter yang berkembang, serta manfaat pembelajaran Tahfidzul Qur'an bagi santri broken home di Pondok Pesantren Daarul Ihsan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Tahfidzul Qur'an dilaksanakan melalui kegiatan talaqqi, ziyadah, setoran hafalan, dan muroja'ah dengan pendampingan guru. Nilai-nilai karakter yang berkembang pada santri broken home meliputi religius, disiplin, tanggung jawab, sabar, istiqamah, mandiri, dan percaya diri. Pembelajaran Tahfidzul Qur'an juga memberikan manfaat dalam membentuk sikap yang lebih baik, meningkatkan kedisiplinan, serta membantu santri memperoleh ketenangan emosional dalam menghadapi permasalahan hidup. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Tahfidzul Qur'an memiliki peran penting dalam membentuk karakter santri broken home melalui pembiasaan nilai-nilai Al-Qur'an dan pendampingan yang diberikan oleh guru di lingkungan pesantren.