Selvi Novtania Nurlina
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DAN MAKNA YANG TERKANDUNG DALAM TRADISI TINGKEBAN Selvi Novtania Nurlina
Insan Cendekia: Jurnal Studi Islam, Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al-Markazi Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67528/ic.v2i1.84

Abstract

Tingkeban berasal dari angka pitu atau tujuh. Tradisi ini diselenggarakan waktu calon ibu sudah hamil tujuh bulan untuk keselamatan bayi dan ibu. Nilai-nilai pendidikan islam yang terdapat dalam tradisi tingkeban adalah pendidikan dalam kandungan atau pendidikan pranatal, yaitu belajar mengesakan Allah dimulai sejak dalam kandungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan apa saja nilai-nilai pendidikan islam dan makna yang terkandung dari setiap sajian makanan yang dihidangkan dalam tradisi tingkeban dalam tradisi tingkeban masyarakat Jawa di Desa Banjarsari Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Mukomuko. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dikumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan Reduksi data, Penyajian data dan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan adanya nilai-nilai pendidikan islam dalam tradisi tingkeban di Desa Banjarsari Kec. Sungai Rumbai Kab. Mukomuko seperti nilai aqidah terlihat dari keyakinan dan kepercayaan masyarakat terhadap Allah SWT dengan ungkapan rasa syukur yang mendalam atas apa yang telah Allah berikan kepada sang ibu dan calon bayi. Nilai pendidikan syariah dalam tradisi tingkeban sangat baik karena tidak menyalahi syariat agama. Nilai pendidikan akhlak sangat baik seperti akhlak terhadap Allah SWT, memohon dan mengucapkan terimakasih kepada Allah SWT, dan akhlak kepada sesama sesama yaitu, (1) menghormati orang tua, (2) adanya kebersamaan sesama warga, (3) gotong royong, (4) tolong menolong.