Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) terhadap Sindrom Ketergantungan Obat pada Lansia Wahyuliarmy, Ayu Imasria
Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam Vol 13, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2961.001 KB) | DOI: 10.18860/psi.v13i1.6409

Abstract

Fase perkembangan terakhir pada lansia dapat digambarkan sebagai fase penurunan mental dan fisik. Lansia beresiko tinggi mengalami penyakit-penyakit kronis yang dipersepsi lansia sebagai penyakit yang tidak dapat disembuhkan, diobati, dan mempercepat kematian di usia tua, sehingga menimbulkan stres mental yang berkepanjangan, bahwa resiko mengalami depresi. Kecemasan lansia terhadap kematian, mendorong lansia mencoba berbagai cara menghidari kematian dini dengan melakukan pengobatan-pengobatan secara intensif dengan mengkonsumsi obat-obat untuk mencegah kekambuhan, menghilangkan rasa sakit, dan menghindari komplikasi, hingga menyebabkan ketergantungan pada obat obat tersebut. Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) pada lansia yang mengalami syndrome ketergantungan obat. Studi ini merupakan penelitian studi kasus instrumental, dengan sampel seorang lansia berusia 63 tahun yang memiliki perilaku adiksi pada obat obatan berjenis antibiotik yang dapat menghilangkan rasa nyeri, analgesik yang dapat menghilangkan rasa sakit pada keluhan keluhan fisik yang dirasakan subjek, antihistamin yang memiliki efek samping mengantuk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) dapat mengurangi perilaku ketergantungan obat lansia yang mengalami kecemasan dan stres psikologis. SEFT menunjukkan efektif mengurangi keluhan-keluhan fisik dan psikologis secara bermakna, sehingga diikuti adanya perilaku mengurangi ketergantungan mengkonsumsi obat obatan penghilang sakit dan nyeri.
Ayu Imaria Wahyuliarmy PENGARUH COGNITIVE-BEHAVIOR GROUP THERAPY TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA MAHASISWI PATTANI-THAILAND DITINJAU DARI LAMA STUDI DI IAIN TULUNGAGUNG Wahyuliarmy, Ayu Imasria
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.03 KB)

Abstract

ABSTRACT Women Students of Pattani-Thailand who study in IAIN Tulungagung is going through the phase moving from one place to another. Obstruction in communication or speaking makes women students of Pattani-Thailand experiencing anxiety of speaking to the public.The objective of the Study is to know the influence of cognitive-behavior group theory towards a decrease degree of speaking anxiety to the public of Pattani-Thailand women students in IAIN Tulungagung and the difference of a decrease degree of speaking anxiety to the public between students who have been studying about two years and one year in IAIN Tulungagung. The number of the sample is eight students who are divided into two categories: four women students who have been studying in IAIN Tulungagung about two years, and four women women students who have been studying about one year.The Result of statistical analisis using wilcoxon test shows that the program of cognitive-behavioral group theory is effective to decrease anxiety of speaking to the public of Pattani-Thailand women students. Mann-Whitney statistical test shows that decrease anxiety of speaking to the public in women students who have been studying in IAIN Tulungagung. Key words: Cognitive-behavior group theory, Speaking anxiety to the public, Pattani-Thailand women student.