This Author published in this journals
All Journal AZKIYA
Asaranum Sila Safitri
Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONSEP MEDIA PENDIDIKAN DALAM Q.S. AL-GHASIYAH 17-20 DAN Q.S. AL-AN’AM 76-79 PERSPEKTIF TAFSIR AL-JALALAIN: ANALISIS RELEVANSI TERHADAP PARADIGMA PENDIDIKAN MODERN Asaranum Sila Safitri; Humaida Humaida; Latifah Nur Apriliyani; Taufikur Rohman
AZKIYA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/rgv1ma76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep media pendidikan dalam perspektif Tafsir al-Jalalain terhadap QS. Al-Ghasiyah ayat 17–20 dan QS. Al-An‘am ayat 76–79 serta relevansinya dengan paradigma pendidikan modern. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya penggunaan media digital dalam pembelajaran yang sering kali belum didasari nilai-nilai keislaman secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan content analysis terhadap teks Tafsir al-Jalalain, disertai komparasi dengan tafsir klasik lain serta teori pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tafsir al-Jalalain menafsirkan kedua surah tersebut sebagai ajakan bagi manusia untuk menggunakan akal dan pancaindra dalam memahami tanda-tanda kebesaran Allah melalui alam semesta. Alam dipandang sebagai media pendidikan yang bersifat empiris sekaligus transendental, mengintegrasikan aspek rasional, moral, dan spiritual. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan paradigma pembelajaran modern yang menekankan experiential learning, berpikir kritis, serta pembentukan karakter peserta didik. Dengan demikian, konsep media pendidikan dalam perspektif Qur’ani sebagaimana dijelaskan dalam Tafsir al-Jalalain dapat dijadikan landasan filosofis dan etis bagi pengembangan teknologi pembelajaran modern yang berorientasi pada kemanusiaan dan ketuhanan.