This Author published in this journals
All Journal CJPP
Indra Riskiah
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Retrospektif Pengaruh Pengalihan Satu Jam Screen Time Terhadap Gejala Doomscrolling pada Mahasiswa Indra Riskiah; Agus Fakhruddin
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 03 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n03.p909-918

Abstract

Latar Belakang: Fenomena doomscrolling menjadi tantangan kesehatan mental digital yang signifikan di kalangan mahasiswa, mendorong sebagian dari mereka mencari strategi pengalihan berbasis nilai spiritual, salah satunya melalui aktivitas membaca Al-Qur'an. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan memahami secara mendalam pengalaman mahasiswa dalam mengalihkan waktu layar (screen time) melalui aktivitas membaca Al-Qur'an sebagai upaya mereduksi perilaku doomscrolling. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, melibatkan tiga mahasiswa aktif Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam Universitas Pendidikan Indonesia yang dipilih melalui purposive sampling; data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan tahapan fenomenologi Colaizzi/Moustakas. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa pengalihan screen time melalui membaca Al-Qur'an merupakan proses multidimensional yang dipengaruhi kekuatan motif awal (spiritual, fungsional, maupun akademik), ketersediaan strategi koping aktif, dan kedalaman penghayatan makna spiritual; ketenangan batin muncul sebagai pengalaman inti yang dirasakan seluruh informan, namun efektivitasnya dalam mereduksi doomscrolling bervariasi dari signifikan hingga minimal. Simpulan: Temuan ini menegaskan bahwa intervensi berbasis spiritualitas perlu dipahami secara personal dan kontekstual, bukan sebagai solusi tunggal yang berlaku seragam, sehingga memberi implikasi penting bagi pengembangan program kesehatan mental digital berbasis nilai keislaman di lingkungan kampus.