Muhammad Atieq
Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menginvestigasi Hubungan Antara Etika Kerja Islam, Keterikatan Kerja, dan Konflik Pekerjaan-Keluarga pada Karyawan Wanita Muhammad Atieq
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 4 No. 4 (2026)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v4i4.2450

Abstract

Tujuan – Penelitian ini mengkaji pengaruh Etika Kerja Islam (IWE) dan Konflik Kerja-Keluarga (WFC) terhadap Keterikatan Kerja (WE) pada karyawan perempuan di usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini juga menyelidiki peran mediasi Etika Kerja Islam dalam hubungan antara Konflik Kerja-Keluarga dan Keterikatan Kerja. Metodologi – Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel *convenience sampling*. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 309 karyawan perempuan yang bekerja di berbagai UMKM di Jawa Tengah, Indonesia. Hubungan antarvariabel yang diusulkan dianalisis menggunakan (PLS-SEM). Temuan – Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antarvariabel penelitian. Etika Kerja Islam berpengaruh positif terhadap Keterikatan Kerja, sedangkan Konflik Kerja-Keluarga berpengaruh negatif terhadap Keterikatan Kerja. Selain itu, Etika Kerja Islam secara signifikan memediasi hubungan antara Konflik Kerja-Keluarga dan Keterikatan Kerja; hal ini mengindikasikan bahwa nilai-nilai etika Islam dapat menjadi mekanisme penting bagi karyawan perempuan dalam merespons tekanan kerja-keluarga serta mempertahankan keterikatan kerja mereka. Kebaruan – Penelitian ini memperluas kajian sebelumnya dengan menempatkan Etika Kerja Islam tidak hanya sebagai anteseden langsung bagi Keterikatan Kerja, tetapi juga sebagai mekanisme mediasi yang menghubungkan Konflik Kerja-Keluarga dengan Keterikatan Kerja. Penelitian ini juga menyajikan bukti empiris dari karyawan perempuan di UMKM Indonesia, sebuah konteks yang masih jarang dieksplorasi dalam penelitian yang mengintegrasikan dinamika kerja-keluarga, nilai-nilai Islam, dan keterikatan karyawan. Signifikansi – Temuan ini berkontribusi pada literatur manajemen sumber daya manusia berbasis Islam serta memberikan wawasan praktis bagi UMKM untuk memperkuat nilai-nilai etika dan mekanisme pendukung yang membantu karyawan perempuan dalam mengelola konflik kerja-keluarga serta mempertahankan keterikatan kerja.