Sutarto
UPN Veteran Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN TEKSTUR DAN MINERALOGI PASIR BESI TERHADAP DISTRIBUSI UNSUR BESI, TITANIUM, DAN VANADIUM DI PANTAI SELATAN TASIKMALAYA: RELATIONSHIP BETWEEN THE TEXTURE AND MINERALOGY OF IRON SAND AND THE DISTRIBUTION OF IRON, TITANIUM, AND VANADIUM IN THE SOUTHERN COAST OF TASIKMALAYA Suwahyadi; Sutarto; Ernowo
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 21 No 2 (2026): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47599/bsdg.v21i2.580

Abstract

Endapan pasir besi di pesisir selatan Kabupaten Tasikmalaya merupakan sumber daya mineral strategis yang mengandung unsur besi (Fe), titanium (Ti), dan vanadium (V). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tekstur dan mineralogi pasir besi terhadap distribusi unsur Fe, Ti, dan V pada endapan placer pantai di Blok Ciheras 1, Ciheras 2, dan Cikalong. Metode penelitian meliputi pemboran tangan, pengukuran berat jenis dan derajat kemagnetan, analisis mineragrafi, X-Ray Fluorescence (XRF), serta Electron Probe Micro Analyzer (EPMA) untuk karakterisasi mineral dan distribusi unsur pada skala mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasir besi didominasi oleh magnetit, ilmenit, hematit, dan titanomagnetit dengan tekstur masif, eksolusi, dan mirmekitik. Ketebalan endapan berkisar antara 1–4 meter dengan estimasi sumber daya tereka sekitar ±1,26 juta ton. Analisis geokimia memperlihatkan korelasi sangat kuat antara Fe dan V (r = 0,99), yang mengindikasikan asosiasi erat vanadium dengan fase oksida Fe–Ti, terutama magnetit dan ilmenit. Korelasi Ti dan V bersifat positif namun relatif lemah, menunjukkan bahwa sebagian Ti tidak berasosiasi dengan V. Proses konsentrasi magnetik mampu meningkatkan kadar V hingga 3,5–4 kali. Penelitian ini menegaskan bahwa tekstur eksolusi dan mineralogi pasir besi berperan penting dalam mengontrol distribusi unsur Fe, Ti, dan V, serta memberikan dasar ilmiah bagi eksplorasi dan pengelolaan pasir besi secara berkelanjutan.