Sri Hastini Jaelani
Bachelor of Midwifery, Faculty of Midwifery, Citra Internasional Insitute

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Psychological Impact Of Early Marriage On The Mental Health Of Young Mothers Debi Lestari; Sri Hastini Jaelani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 12, No 09 (2026): Volume 12 No 9 September 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v12i8.28062

Abstract

Latar Belakang : Pernikahan merupakan ikatan lahir dan batin antara seorang laki-laki dan seorang perempuan sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan harmonis. Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan pada usia di bawah batas minimum yang telah ditetapkan oleh pemerintah.   Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman psikologis ibu muda yang menjalani pernikahan dini di Desa Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, pada tahun 2026.Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan berjumlah lima orang ibu muda yang menikah pada usia dini dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan sampel yang ditentukan berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan lima tema utama, yaitu: (1) pengalaman psikologis ibu muda setelah menikah; (2) dampak pernikahan dini terhadap kesehatan mental; (3) faktor-faktor yang memengaruhi kondisi psikologis; (4) upaya ibu muda dalam mengatasi dampak psikologis; dan (5) harapan ibu muda dalam mencegah terjadinya pernikahan dini. Informan mengalami berbagai dampak psikologis, seperti stres, kecemasan, kelelahan emosional, serta kesulitan beradaptasi dengan peran baru sebagai istri dan ibu akibat tanggung jawab yang harus dijalani pada usia yang masih muda.Kesimpulan : Pernikahan dini mengalami berbagai dampak psikologis yang berkaitanterhadap kesehatan mental ibu muda.Saran : Disarankan untuk melakukan upaya pencegahan melalui peningkatan pendidikan, penguatan dukungan keluarga, serta edukasi Kata Kunci : Dampak Psikologis, Ibu Muda, Kesehatan Mental, Pernikahan Dini ABSTRACT Background : Marriage is a physical and spiritual bond between a man and a woman as husband and wife aiming to form a happy and harmonious family. Early marriage refers to a marriage conducted under the legal minimum age set by the government. Objective : This study aims to explore the psychological experiences of young mothers undergoing early marriage in Tempilang Village, Bangka Barat Regency, in 2026.Methods : This study utilized a qualitative method with a phenomenological approach. Informants consisted of five young mothers who married at an early age and were selected using a purposive sampling technique, with the sample determined based on specific inclusion criteria. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using thematic analysis.Result : The results showed five main themes: (1) psychological experiences of young mothers after marriage; (2) the impact of early marriage on mental health; (3) factors influencing psychological conditions; (4) young mothers' efforts to cope with psychological impacts; and (5) young mothers' expectations in preventing early marriage. Informants experienced various psychological impacts, such as stress, anxiety, emotional exhaustion, and difficulties adapting to new roles as wives and mothers due to responsibilities at a young age..Conclusion : The results of this study indicate that early marriage has a significant psychological impact on young mothers' mental health.Suggestion : It is recommended to undertake preventive efforts through enhanced education, strengthened family support, and awareness-raising. Keyword : Psychological Impact, Mental Health, Young Mothers, Early Marriage