Yusuf Muhammad
Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendidikan literasi bencana melalui media visual dan cerita anak sebagai upaya mitigasi bencana bagi siswa sekolah dasar Yusuf Muhammad; Fikry Prastya Syahputra; Umaya Ramadhani Putri Nasution; Zulfan Zulfan; Arsi Zahiri
Community Empowerment Journal Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v4i3.480

Abstract

Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi, termasuk bencana hidrometeorologis seperti banjir musiman. Siswa Sekolah Dasar (SD) merupakan kelompok rentan yang sering kali belum memiliki tingkat kesiapsiagaan dan literasi kebencanaan yang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesiapsiagaan bencana bagi siswa SD Negeri 050725 Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, yang sebelumnya terdampak banjir pada November 2025. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, implementasi, dan evaluasi. Edukasi disampaikan secara komunikatif dan interaktif dengan memanfaatkan poster edukatif, video pembelajaran, serta cerita anak. Kegiatan juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab dan permainan edukatif untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan anak selama proses pembelajaran. Materi mencakup pemahaman risiko, tanda bahaya, serta tindakan mitigasi untuk bencana banjir, gempa bumi, dan erupsi gunung berapi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai jenis bencana, pengenalan tanda bahaya, kemampuan mengambil tindakan penyelamatan diri, serta kesiapan mental awal dalam menghadapi kondisi darurat. Integrasi media cerita anak visual, pengalaman lokal, dan aktivitas interaktif terbukti efektif dalam membangun pemahaman kontekstual dan disaster self-awareness siswa. Program ini diharapkan dapat menjadi bentuk mitigasi nonstruktural yang mendukung terbentuknya budaya sadar bencana yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Indonesia experiences high disaster vulnerability, including hydrometeorological disasters such as seasonal flooding. Elementary school students belong to a vulnerable group that often lacks optimal disaster literacy and preparedness. This community service program aimed to enhance disaster literacy and preparedness among students at SD Negeri 050725 Tanjung Pura, Langkat Regency, who were directly affected by the flood in November 2025. The implementation method comprised preparation, execution, and evaluation phases. Education was delivered communicatively and interactively using visual media (educational posters and learning videos), children's stories, Q&A sessions, and educational games. The topics covered understanding risks, warning signs, and mitigation actions for floods, earthquakes, and volcanic eruptions. Evaluation results demonstrated an improvement in students' knowledge of disaster types, recognition of warning signs, ability to take self-rescue actions, and initial mental readiness in emergency situations. The integration of visual media, local experience, and interactive activities proved effective in fostering contextual understanding and students' disaster self-awareness. This program is expected to serve as a non-structural mitigation effort supporting a sustainable disaster-aware culture in the school environment.