Dona Ayu Anggela
Universitas Duta Bangsa Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kombinasi Terapi Mindfulness Breathing dan Dzikir terhadap Penurunan Kecemasan Pasien Skizofrenia di RSJD dr. Arif Zainuddin Surakarta Dona Ayu Anggela; Andriani Mei Astuti; Totok Wahyudi
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/innovation.v4i4.10444

Abstract

Kecemasan adalah masalah emosional umum yang dapat menyertai pasien skizofrenia dan dapat memengaruhi kondisi psikologis serta fungsi sehari-hari mereka. Oleh karena itu, pendekatan non-farmakologis diperlukan sebagai bagian dari perawatan keperawatan psikiatri untuk mendukung manajemen kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi pernapasan mindfulness dan terapi dzikir terhadap pengurangan kecemasan pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Dr. Arif Zainuddin, Surakarta. Studi pra-eksperimental kuantitatif dengan Desain Pretest-Posttest Satu Kelompok dilakukan dengan melibatkan 46 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Intervensi terdiri dari kombinasi terapi pernapasan mindfulness dan terapi dzikir, yang diberikan selama 15 menit per sesi selama lima hari berturut-turut. Tingkat kecemasan dinilai menggunakan Skala Kecemasan Penilaian Diri Zung 20 item (ZSAS). Data dianalisis menggunakan Uji t Sampel Berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor kecemasan rata-rata menurun dari 56,04 sebelum intervensi menjadi 44,95 setelah intervensi, menghasilkan penurunan rata-rata sebesar 11,08 poin. Analisis statistik menghasilkan nilai α sebesar 15,23 dengan 45 derajat kebebasan dan nilai p < 0,001. Nilai Cohen's d sebesar 2,789 menunjukkan ukuran efek yang besar. Oleh karena itu, perbedaan signifikan dalam tingkat kecemasan diamati sebelum dan setelah kombinasi pernapasan mindfulness dan terapi dzikir. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi kedua intervensi tersebut dapat dianggap sebagai pendekatan non-farmakologis komplementer dalam perawatan keperawatan psikiatri untuk pasien skizofrenia.