Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERENCANAAN STRATEGIS PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS PROGRAM GIZI SISWA PENDIDIKAN DASAR DI WILAYAH KAYA SUMBER DAYA Nur Muhabibudin; Zamroni Zamroni; Yustika Caprilin Costantina; Hasniah Hasniah; Junedi Junedi; Hilwa Bahriyah
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 4 No. 1 (2026): September
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/attaksis.v4i1.1066

Abstract

Wilayah kaya sumber daya alam memiliki kapasitas ekonomi dan fiskal yang relatif besar, tetapi kekayaan tersebut tidak secara otomatis menghasilkan kualitas sumber daya manusia yang optimal. Persoalan ini menjadi semakin kompleks ketika perencanaan pendidikan dasar belum sepenuhnya terintegrasi dengan pemenuhan kesehatan dan gizi siswa. Artikel ini bertujuan menganalisis perencanaan strategis pendidikan Islam berbasis program gizi siswa pada pendidikan dasar di wilayah kaya sumber daya serta merumuskan kerangka perencanaan yang mengintegrasikan aspek pendidikan, gizi, tata kelola, dan nilai-nilai Islam. Analisis dilakukan dengan menghubungkan perspektif perencanaan strategis, manajemen pendidikan Islam, human capital theory, tata kelola sumber daya, dan maqashid al-shariah. Hasil kajian dalam perspektif pendidikan Islam, pemenuhan kebutuhan gizi berkaitan dengan perlindungan jiwa (hifz al-nafs) dan akal (hifz al-'aql), sekaligus mencerminkan prinsip amanah, keadilan, kemaslahatan, dan akuntabilitas. Artikel ini menawarkan Islamic Education-Nutrition Strategic Planning Framework (IEN-SPF) yang terdiri atas lima tahapan utama, yaitu diagnosis kontekstual, penyelarasan nilai Islam, integrasi sumber daya, implementasi strategis, serta monitoring, evaluasi, dan pembelajaran organisasi. Kerangka ini dapat menjadi alternatif perencanaan pendidikan dasar Islam di wilayah kaya sumber daya, khususnya dalam mengoptimalkan kekayaan daerah menjadi investasi strategis bagi pendidikan, kesehatan, dan pembangunan manusia.