The development of cinema in the modern era has enabled the adaptation of various source materials, particularly literary works, into films. Such adaptations are often produced to secure an established audience for the material. These films span multiple genres, including science fiction and its subgenre, dystopia. The Hunger Games: Mockingjay – Part 1 is a dystopian film that explores several significant themes, such as propaganda, totalitarianism, and social inequality, issues that are prevalent in many societies worldwide. This research aims to analyze the representation of propaganda as a tool for mass control as depicted in the film. John Fiske’s semiotic theory is employed as the primary analytical framework to examine the signs and meanings conveyed through the movie. The study utilizes qualitative methods, with primary data obtained through observation and documentation. The findings indicate that propaganda in the film functions as an instrument of mass control, exercised through various forms and mechanisms across different narrative and visual elements. Perkembangan film di era modern memungkinkan terjadinya adaptasi dari berbagai jenis material, khususnya karya sastra seperti buku. Adaptasi film dilakukan karena dinilai mampu menjamin jumlah penonton melalui basis audiens yang telah terbentuk sebelumnya. Material adaptasi tersebut berasal dari beragam genre, dengan science fiction dan subgenrenya, dystopia, menjadi salah satu yang paling populer. The Hunger Games: Mockingjay – Part 1 merupakan film bergenre dystopia yang mengangkat isu propaganda, totalitarianisme, dan ketimpangan sosial. Tema-tema tersebut merepresentasikan fenomena yang kerap ditemukan dalam kehidupan nyata dan praktik politik modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi penggunaan propaganda sebagai sarana pengendalian massa yang ditampilkan dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika John Fiske. Data primer diperoleh melalui observasi dan dokumentasi terhadap film sebagai objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa propaganda dalam film secara jelas direpresentasikan sebagai alat untuk mengontrol massa, yang diwujudkan melalui berbagai bentuk, media, dan strategi visual maupun naratif.