Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Produksi Merchandise sebagai Bekal Kewirausahaan bagi Peserta Berkebutuhan Khusus di HS Learning Center, Kota Bogor Muhammad Karisma Alam; Sabna Ainazah Fatikhah; Deane Rahmamita; Nadya Kariza; Cynthia Ayu Manggarani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Juli - September 2026)
Publisher : Greenation Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v4i3.2316

Abstract

Permintaan produksi merchandise berupa mug dan kaos di HS Learning Center belum dapat dipenuhi secara mandiri karena keterbatasan keterampilan peserta dalam mengoperasikan peralatan dan melaksanakan proses produksi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk membekali peserta berkebutuhan khusus dengan keterampilan dasar produksi merchandise sebagai bekal pengembangan kemandirian dan kewirausahaan. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, perancangan pelatihan, pelaksanaan pelatihan dan praktik, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan diikuti oleh 25 peserta dengan melibatkan Celcius Packaging sebagai mitra industri. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap kemampuan peserta dalam mengoperasikan peralatan serta menyelesaikan tahapan produksi mug dan kaos sablon. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 10 peserta (40%) telah mampu mengoperasikan peralatan dan menyelesaikan proses produksi, sedangkan 15 peserta (60%) masih memerlukan pendampingan dalam beberapa tahapan. Pelatihan ini masih berfokus pada aspek produksi sehingga keterampilan pembuatan desain belum menjadi bagian dari materi dan masih bergantung pada mitra eksternal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu membangun keterampilan dasar produksi merchandise pada sebagian peserta, meskipun kemandirian dalam keseluruhan proses produksi belum sepenuhnya tercapai. Oleh karena itu, kegiatan lanjutan perlu diarahkan pada pelatihan desain, praktik produksi berulang, dan pendampingan secara berkelanjutan untuk memperkuat kemandirian serta kesiapan peserta dalam mengembangkan aktivitas kewirausahaan berbasis merchandise.