This Author published in this journals
All Journal JTS UKRIM
Intan Purnama Sari
Universitas Sintuwu Maroso

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kestabilan Lereng Tanah Terganggu Metode Janbu Di Jalan Trans Sulawesi Desa Tampemadoro: Stability Analysis of Disturbed Soil Slopes Using the Janbu Method on the Trans-Sulawesi Road Section in Tampemadoro Village, Poso Regency Yulisnawati Lawodi; Intan Purnama Sari; Jein Wutabisu
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 3 No 2 (2026): JTS UKRIM - September
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v3i2.867

Abstract

Lereng adalah suatu bidang yang memiliki kemiringan tertentu dan berpotensi terjadi kelongsoran apabila berada dalam kondisi tidak stabil. Longsoran sering terjadi pada saat musim hujan karena air hujan dapat mengakibatkan terjadinya penurunan kuat geser tanah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik tanah dan cara menganalisis kestabilan lereng dengan menggunakan metode Janbu yang terjadi terhadap faktor keamanan. Hasil pengujian karakteristik tanah, nilai berat jenis (Gs) 2,67, kadar air 11,5%, berat isi 2,65 g/cm3, kuat geser langsung 48,275 kg/cm2 dan kohesi 0,251 kg/cm2, nilai batas cair (LL) titik 1 adalah 37,48%, titik 2 adalah 29,19%, batas plastis titik 1 adalah 33,33%, titik 2 adalah 25%, nilai indeks plastis (IP) titik 1 adalah 4,143%, titik 2 adalah 4,186%, dan memiliki nilai 0,20% lolos saringan 200 di titik 1 dan 6,79% di titik 2. Berdasarkan sistem klasifikasi ASSHTO tanah ini berada pada kelompok A-1-a yaitu kelompok batu pecah, kerikil, dan pasir. Perhitungan metode Janbu didapat faktor keamanan sebesar 0,378, nilai ini menunjukkan tidak sesuai dengan faktor keamanan yang disyaratkan harus lebih besar dari 1,07  sehingga lereng alam pada jalan Trans Tampemadoro km 239+800, Kabupaten  Poso, Sulawesi Tengah. Kemungkinan bisa terjadi longsor, karena faktor keamanan yang diperoleh lebih kecil dari yang disyaratkan.