Damora Rhakasywi
Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Ketahanan Masyarakat Pascabencana melalui Pendidikan, Pendampingan Hukum, dan Pemberdayaan Sosial Berbasis IPTEKS di Provinsi Aceh Rosalia Dika Agustanti; Firlia Ayu Arini; Damora Rhakasywi; Windhiadi Yoga Sembada
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.24561

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan ketahanan masyarakat pascabencana melalui pendidikan, pendampingan hukum, dan pemberdayaan sosial berbasis IPTEKS di Provinsi Aceh. Bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang menyebabkan terganggunya aktivitas pendidikan, kondisi sosial masyarakat, serta menurunnya pemahaman masyarakat terhadap akses bantuan dan pelayanan publik. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu proses pemulihan masyarakat pascabencana melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik Kebencanaan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta di Kecamatan Manyak Payed pada tanggal 4 sampai dengan 17 Februari 2026. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi, pendampingan pendidikan, penyuluhan hukum, edukasi psikososial, dan pelatihan pemberdayaan sosial berbasis IPTEKS. Sasaran kegiatan meliputi anak-anak usia sekolah, masyarakat umum, perangkat desa, dan pelaku usaha mikro pada desa terdampak bencana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar anak-anak, meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai administrasi dan bantuan sosial pascabencana, serta meningkatnya kapasitas masyarakat dalam pengelolaan usaha dan pemanfaatan teknologi sederhana. Pelaksanaan kegiatan secara kolaboratif juga memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan, pendampingan hukum, dan pemberdayaan sosial berbasis IPTEKS mampu mendukung penguatan ketahanan masyarakat pascabencana secara lebih efektif dan berkelanjutan.