Aisha Agustina Indriyanti
Faculty of Pharmacy, Muhammadiyah University of Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi Komprehensif di PD ‘Aisyiyah Sukoharjo dan Pemeriksaan Kesehatan Erindyah Retno Wikantyasning; Irvan Bayu Arfianto; Aisha Agustina Indriyanti; Novi Andriyani; Viqi Dwi Mustika
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25439

Abstract

Kurangnya pengetahuan perempuan tentang kesehatan reproduksi masih menjadi permasalahan yang sering dijumpai, mencakup pemahaman mengenai menstruasi, menopause, penggunaan kontrasepsi hormonal, serta pentingnya deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA. Beredarnya mitos, informasi yang tidak tepat, serta minimnya akses edukasi menyebabkan perempuan sering salah memahami kondisi tubuhnya sendiri, sehingga berisiko menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan menstruasi, ketidaksiapan menghadapi menopause, kesalahan dalam pemilihan metode kontrasepsi, hingga keterlambatan deteksi kanker serviks. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kesehatan reproduksi perempuan di PD ‘Aisyiyah Sukoharjo. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap observasi untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan awal peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan yang mencakup empat topik utama, yaitu menstruasi dan personal hygiene, perubahan fisiologis pada masa menopause, jenis dan mekanisme kerja kontrasepsi hormonal, serta pemeriksaan IVA sebagai upaya deteksi dini kanker serviks. Sebagai pendukung pembelajaran, peserta juga diberikan leaflet yang dapat digunakan sebagai sumber informasi mandiri. Selain itu, sesi diskusi dan tanya jawab difasilitasi untuk memberikan ruang bagi peserta dalam menyampaikan pengalaman serta memperoleh klarifikasi atas permasalahan yang dihadapi. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan reproduksi, mampu menyaring informasi secara tepat, serta memiliki kepercayaan diri dan kemandirian dalam menjaga kesehatan reproduksi secara berkelanjutan.